• Default Language
  • Arabic
  • Basque
  • Bengali
  • Bulgaria
  • Catalan
  • Croatian
  • Czech
  • Chinese
  • Danish
  • Dutch
  • English (UK)
  • English (US)
  • Estonian
  • Filipino
  • Finnish
  • French
  • German
  • Greek
  • Hindi
  • Hungarian
  • Icelandic
  • Indonesian
  • Italian
  • Japanese
  • Kannada
  • Korean
  • Latvian
  • Lithuanian
  • Malay
  • Norwegian
  • Polish
  • Portugal
  • Romanian
  • Russian
  • Serbian
  • Taiwan
  • Slovak
  • Slovenian
  • liish
  • Swahili
  • Swedish
  • Tamil
  • Thailand
  • Ukrainian
  • Urdu
  • Vietnamese
  • Welsh
Hari

Your cart

Price
SUBTOTAL:
Rp.0

UEA Geger: Tiga Warga Uzbekistan Dihukum Mati Atas Pembunuhan Rabi Israel

img

Sumberinformasi.com Dengan izin Allah semoga kita semua sedang diberkahi segalanya. Disini saya akan membahas manfaat Kriminalitas, Timur Tengah, Hubungan Internasional yang tidak boleh dilewatkan. Catatan Singkat Tentang Kriminalitas, Timur Tengah, Hubungan Internasional UEA Geger Tiga Warga Uzbekistan Dihukum Mati Atas Pembunuhan Rabi Israel Mari kita bahas selengkapnya hingga paragraf terakhir.

    Table of Contents

Pada tanggal 1 April 2025, Uni Emirat Arab (UEA) menjatuhkan vonis hukuman mati kepada tiga orang terkait kasus pembunuhan seorang rabi Israel-Moldova, Zvi Kogan, yang terjadi pada November 2024. Kantor berita WAM melaporkan bahwa Pengadilan Banding Federal Abu Dhabi menyatakan pembunuhan tersebut bermotif terorisme.

Selain tiga terdakwa yang divonis hukuman mati, seorang terdakwa keempat dijatuhi hukuman penjara seumur hidup atas keterlibatannya dalam kasus ini. Kementerian Dalam Negeri UEA mengidentifikasi ketiga pelaku utama sebagai warga negara Uzbekistan.

Zvi Kogan, yang berusia 28 tahun saat meninggal, dilaporkan hilang pada November 2024. Jasadnya ditemukan beberapa hari kemudian di kota Al Ain, UEA, yang berbatasan dengan Oman. Kogan telah tinggal di UEA selama beberapa tahun dan aktif dalam kegiatan komunitas Yahudi di sana.

Kehadiran komunitas Israel dan Yahudi di UEA semakin meningkat sejak tahun 2020, setelah UEA menjalin hubungan formal dengan Israel melalui Abraham Accords yang ditengahi oleh Amerika Serikat. UEA tetap mempertahankan hubungan ini meskipun terjadi konflik Israel-Hamas di Gaza yang dimulai pada Oktober 2023.

Menurut hukum yang berlaku di UEA, hukuman mati ini masih dapat diajukan banding. Kasus ini menjadi sorotan mengingat sensitivitas hubungan antara UEA dan Israel, serta keamanan komunitas Yahudi di UEA.

Beberapa anggota komunitas Yahudi melaporkan bahwa sinagoge informal di Dubai sempat ditutup setelah serangan 7 Oktober karena alasan keamanan. Kogan sendiri dikenal aktif dalam upaya menjangkau dan mendukung komunitas Yahudi yang diperkirakan berjumlah ribuan di UEA.

Itulah rangkuman menyeluruh seputar uea geger tiga warga uzbekistan dihukum mati atas pembunuhan rabi israel yang saya paparkan dalam kriminalitas, timur tengah, hubungan internasional Terima kasih atas perhatian dan waktu yang telah Anda berikan, selalu berpikir kreatif dan jaga pola tidur. Mari sebar kebaikan ini kepada semua. Sampai bertemu lagi

Special Ads
© Copyright 2024 - Sumber Informasi Terkini
Added Successfully

Type above and press Enter to search.

Close Ads