• Default Language
  • Arabic
  • Basque
  • Bengali
  • Bulgaria
  • Catalan
  • Croatian
  • Czech
  • Chinese
  • Danish
  • Dutch
  • English (UK)
  • English (US)
  • Estonian
  • Filipino
  • Finnish
  • French
  • German
  • Greek
  • Hindi
  • Hungarian
  • Icelandic
  • Indonesian
  • Italian
  • Japanese
  • Kannada
  • Korean
  • Latvian
  • Lithuanian
  • Malay
  • Norwegian
  • Polish
  • Portugal
  • Romanian
  • Russian
  • Serbian
  • Taiwan
  • Slovak
  • Slovenian
  • liish
  • Swahili
  • Swedish
  • Tamil
  • Thailand
  • Ukrainian
  • Urdu
  • Vietnamese
  • Welsh
Hari

Your cart

Price
SUBTOTAL:
Rp.0

Legenda Streetball Sentil Sepak Bola Indonesia: Ada Apa dengan Filipina?

img

Sumberinformasi.com Selamat datang semoga kalian mendapatkan manfaat. Pada Saat Ini saya ingin menjelaskan lebih dalam tentang Indonesia. Pandangan Seputar Indonesia Legenda Streetball Sentil Sepak Bola Indonesia Ada Apa dengan Filipina Ikuti terus penjelasannya hingga dibagian paragraf terakhir.

Diky Soemarno, tokoh yang dikenal luas sebagai Ketua Umum The Jakmania, memberikan pandangan menarik mengenai perbedaan antara Indonesia dan Filipina dalam konteks olahraga. Analogi ini muncul dalam diskusi mengenai sepak bola dan bola basket di kedua negara.

Dalam sebuah acara BOLA Esports Challenge yang mempertemukan pemain Persija dengan The Jakmania dalam pertandingan FIFA 20 pada Kamis, 25 Juni 2020, Diky Soemarno membahas topik ini lebih lanjut. Diskusi serupa juga terjadi dalam program Hirawuu Pukawuu di kanal Youtube Awuu Kreatif, bersama legenda streetball Indonesia, Rico Lubis.

Rico Lubis, yang baru kembali dari Filipina, menceritakan pengalamannya melihat antusiasme luar biasa terhadap bola basket di sana. Ia bahkan menyamakannya dengan animo masyarakat Indonesia terhadap sepak bola. Mungkin di Filipina, basket sudah menjadi bagian dari kehidupan, ujarnya.

Diky Soemarno menyoroti bahwa meskipun level sepak bola Filipina masih di bawah Indonesia, ada pelajaran yang bisa dipetik dari bagaimana Filipina berhasil mendongkrak prestasi bola basket hingga menjadi raja basket di Asia Tenggara. Ia menekankan pentingnya keseimbangan antara industri olahraga dan prestasi.

“Pertanyaan sederhananya adalah, sepak bola di Indonesia itu industri atau prestasi? Kalau industri, pasti. Tapi harus sebanding dengan prestasinya. Nah, prestasinya enggak. Jadi menurut saya, perbedaannya seperti itu,” jelas Diky.

Ia menambahkan, Kalau basket di Filipina, mungkin orang bermain karena lapangannya lebih mudah diakses. Bukan sebagai profesional yang bisa membangun prestasi di negara itu.

Perbandingan ini memberikan perspektif baru tentang bagaimana kedua negara memprioritaskan dan mengembangkan olahraga masing-masing. Indonesia perlu belajar dari keberhasilan Filipina dalam bola basket, sementara Filipina mungkin bisa mengambil inspirasi dari industri sepak bola Indonesia.

Begitulah uraian komprehensif tentang legenda streetball sentil sepak bola indonesia ada apa dengan filipina dalam indonesia yang saya berikan Saya berharap tulisan ini membuka wawasan baru tetap semangat belajar dan jaga kebugaran fisik. Ayo bagikan kepada teman-teman yang ingin tahu. silakan lihat artikel lain di bawah ini. Terima kasih.

Special Ads
© Copyright 2024 - Sumber Informasi Terkini
Added Successfully

Type above and press Enter to search.

Close Ads