Building a Supportive Creative Community

Skandal di Lapangan: Baku Pukul Meluluhlantakkan Mimpi PSS di Kandang

Skandal memalukan terjadi di lapangan saat PSS Sleman menjamu lawannya. Baku pukul yang terjadi menghancurkan harapan PSS untuk meraih kemenangan di kandang sendiri. Insiden ini menjadi sorotan dan menimbulkan pertanyaan tentang sportivitas dalam sepak bola.


Share this post

Pelatih PSS Sleman, Mazola Junior, mengutarakan kekecewaannya atas insiden yang terjadi saat timnya kalah 2-4 dari Semen Padang pada laga pekan ke-20 BRI Liga 1 2024/2025.

Insiden tersebut melibatkan bek Semen Padang, Frendi Saputra, dan video analis FX Yanuar. Akibat insiden ini, Frendi dan Yanuar diganjar kartu merah oleh wasit.

Mazola menyayangkan insiden tersebut karena dapat mengganggu konsentrasi timnya. Saya susah menjelaskan hasil pertandingan ini karena terjadi beberapa situasi di dalam lapangan, ujar Mazola.

Sementara itu, FX Yanuar yang berada di bangku cadangan juga memberikan tanggapan. Saya pikir setelah pemain Semen Padang kena kartu merah, permainan mereka hidup lagi dan bikin tim kami enggak konsentrasi lagi, kata Yanuar.

Mazola menegaskan bahwa insiden seperti ini seharusnya tidak terjadi. Seharusnya insiden seperti ini tidak terjadi, keluhnya.

Kekalahan ini membuat PSS Sleman mencatat enam kemenangan, empat imbang, dan 10 kekalahan dari 20 laga. Sementara itu, Semen Padang meraih 16 poin dari empat kemenangan, empat seri, dan 12 kekalahan.

26 Januari 2025


Share this post

Written by
Ayu
Ayu
Saya adalah seorang penulis blog

Type above and press Enter to search.