Building a Supportive Creative Community

Ciliwung Bakal Dipermak Bareng Pusat, Pramono-Rano Siap Tancap Gas

Pemerintah pusat dan daerah berkolaborasi untuk mempercantik Sungai Ciliwung. Wali Kota Jakarta Timur, M. Anwar, dan Wali Kota Bogor, Bima Arya, siap merealisasikan proyek ini untuk meningkatkan kualitas lingkungan dan estetika kota


Share this post

Normalisasi Sungai Ciliwung akan terus berlanjut, dengan kolaborasi antara Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta dan Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) di bawah Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Pemprov DKI Jakarta berkomitmen untuk bersinergi dengan pemerintah pusat dalam menyelesaikan proyek ini demi kemaslahatan masyarakat.

Tim Transisi Pramono Anung-Rano Karno menyatakan bahwa normalisasi Sungai Ciliwung merupakan kebijakan yang harus dijalankan bersama. Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih diharapkan akan meneruskan proyek ini untuk menuntaskan sisa belasan kilometer yang belum dinormalisasi.

Pada tahun 2025, Dinas SDA Jakarta masih melanjutkan pembayaran lahan yang dibebaskan untuk pembangunan tanggul normalisasi. Target pembebasan lahan yang tersisa adalah sepanjang 17,17 kilometer (km).

Sementara itu, pemerintah pusat melalui Kementerian PU tengah membangun fisik tanggul dari lahan yang telah dibebaskan. Progres fisik ini dapat dilihat di jembatan Rawajati.

Pada tahun 2024, Dinas SDA telah membebaskan lahan di bantaran Sungai Ciliwung di Kelurahan Rawajati dan Cililitan dengan panjang 200 meter (m). Dengan demikian, total lahan yang telah dibebaskan adalah 0,23 km alias 230 m.


Share this post

Written by
Ayu
Ayu
Saya adalah seorang penulis blog

Type above and press Enter to search.